logo mahkamah agung website ramah difable
Pembuatan Akte Kelahiran
Pembuatan Akte Kelahiran

PERSYARATAN MENGAJUKAN PERMOHONAN

 Ditentukan bahwa alat bukti yang diajukan untuk permohonan pencatatan kelahiran anak yang terlambat didaftarkan antara lain:

  1. Surat permohonan yang ditanda tangani oleh pemohon atau para pemohon;
  2. Kartu Tanda Penduduk (KTP)  kedua orang tua yang bersangkutan;
  3. Kartu Keluarga (KK);
  4. Surat Pernikahan dari Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil atau Surat Pernikahan dari Gereja atau dari Kantor Urusan Agama (KUA bagi yang beragama Islam) atau dari Vihara, atau dari Kuil, Atau Surat Perkawinan Adat;
  5. Surat kenal lahir yang dibuat oleh Rumah Sakit atau Puskesmas atau Bidan atau penolong kelahiran lainnya atau dari Kepala Desa/Lurah;
  6. Saksi-saksi;

CATATAN :

  1. Bagi pemohon yang hanya melangsungkan perkawinan secara adat maka yang mengajukan permohonan adalah suami dan istri;
  2. Semua alat bukti surat terlebih dahulu di Fotocopy dan diberi materai di Kantor Pos dan di persidangan semua aslinya harus dibawa;

 

KETUA PENGADILAN NEGERI TANJUNGBALAI

DTO

(DAHLAN, SH MH)